Category Archives: Daftar Putar

Sinoptik.

ada banyak hal yang terjadi dalam hidup, yang bila kau tarik kepalamu jauh-jauh hingga kau mampu amati, ia serupa hamparan padang rumput tak berujung yang terbatas oleh kemampuan matamu dalam memandang. sulit untuk membuatnya jelah. sesekali hanya fragmen yang muncul menamai diri sebagai representasi, menguar sejumlah utas ingatan yang menjadi pijakanmu dalam berlaku. aku kini, memintas sekepal bual.

berdalih bukanlah pekerjaan mudah, apalagi bila yang hendak kau elak adalah yang terkait dengan itu; apa pekerjaanmu? tentu jawabannya bukan pendalih, karena itu hanya akan menjadikannya sebagai upaya menghamburkan dua baris kalimat saja. namun itu yang terjadi. dua baris kalimat tadi menengarai kompleksitas. kawanan yang menempati ruang percakapan yang sama, atau pegawai biro keuangan kampus yang sejak lama karib sekalipun, takkan mampu mendapati temuan yang berarti. atau begini, biar aku ringkas; dianggap remeh itu sungguh menyakitkan.

adalah aktivitas yang memungkinkan buatku untuk menjelaskan duduk persoalan dalam runutan yang definit. hanya saja aku membebaskan mereka-mereka menerka. bukankah setiap individu secara pasti memiliki sikap apriori sebelum benar-benar menelusuri?

Advertisements

Am.

IMG_9164 (2)

bagaikan deretan minimarket yang mampu menyita waktumu untuk sekadar membeli butiran permen manis penghilang rasa gundah yang selalu menemani sepertiga hari dalam kurang lebih rasio dua berbanding tujuh. aku berburu kejanggalan untuk digunjingkan. keberpihakan muda dalam bestari. menyuguhkan musik dengan tarian mistis penenang liarnya anatomi. kasarnya, tak terasa aku dihempaskan wahana tornado meluncur mendekap tanya. lalu kaku, tak tersentuh mereka yang dengan pasti mengaku mengenalimu. aku memandang awan, layaknya kaum intelek mencoba meramu rasa menjadi potongan lirik yang kamu anggap itulah satu yang bukan manusia yang mengerti hati hari ini. dengan pakaianku yang sedikitnya perlu mendapat perhatian, yang telah terbebani jutaan rintangan dalam perjalanan menuju langit lepas. penuh peluh, berpikir penuh. siapa tahu pasti bahwa penikmat hening tak mempekerjakan otak sendiri? hening perlu, untuk meniadakan riak yang tak perlu.