Menakar, Menduga, dan Memetakannya.

wa

bacalah secara perlahan. tanpa tergesa. tanpa suara-suara yang menghancurkan irama yang tersusun sedemikian rupa. sejak beberapa waktu, hingga petang lalu.

kau tak akan pernah menemukan titik henti, tanpa mencukupkan diri. terima kasih telah berkenan hadir, yang menurutku tak mungkin tercapai namun akhirnya kugapai.

Advertisements

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s