Selatan.

IMG_4982

andai semua empati mengalir begitu saja selepas potret dan aksara dibagikan kepada mereka yang bahkan antusiasnya saja tak seperti ucapnya. kita menjadi begitu terbuka berkat beberapa andil mereka, mengatasnamakan berbagi adalah merasa, satu adalah lainnya. mengapa aku menulis jika hanya untuk mengabur? menulis “anjing” bukan sebagai umpatan, melainkan naluri yang tak mampu hilang menuju laut selatan. karena mereka tak butuh itu. sementara aku sebaliknya, untuk memahami apa yang benar-benar ada. untuk hidup yang bukanlah pengulangan dari apa yang telah dipelajari.

untuk apa bercerita jika hanya menguras pena?


Rupadhatu – Hutan Hujan Tropis

Zat Kimia – Dalam Diam

Stars and Rabbit – Man Upon The Hill

Auroracoustic – The Silence That Calls You

Muktito Adhitya – Perspektif

Advertisements

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s