Briefcase.

IMG_4954

setiap yang terlewat adalah kepingan yang sudah seharusnya terpasang dalam bagian diri kita. sesal hanya luapan, amarah tak berguna meski sulit meredamnya. apa yang mampu diubah selain setelahnya? sebuah pesan telah sampai, tersimpan di meja kerjaku. di dalamnya berisi pengantar menuju yang setidaknya lebih baik dari yang lalu. bias. apa pun itu, pesan selalu punya waktu unjuknya sendiri agar mampu dipahami.

sebuah pesan sederhana yang mengajakku untuk menutup mata. mengisahkan potongan cerita, tentang sebuah pagi yang hangat, matahari menyilaukan, dua buah kursi lipat, disfungsi krat botol, dua gelas teh hijau, beberapa buku bacaan, sebuah buku catatan beserta pena, sebuah gitar dengan senar nylon, bunga yang baru dipetik saat fajar, dan bercak lumpur di beberapa sudut sepatu. hanya ada satu alat perekam, yakni kepala ini. yang masih berusaha membudayakan literasi. yang masih saja berusaha memahami makna yang tertera dalam pesan yang entah siapa pengirimnya.

Advertisements

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s