Converse.

IMG_0281

jam tiga petang, kita memandangi reruntuhan gedung tua. melamun, mengada-ada. kita terkapar lemas di tengah puingnya. aku yang kehilangan semuanya, dan kau yang hidup berupah dari membuat gelas tanpa noda, di sana. kita menertawakan apa saja agar mampu mengalihkan duka. membicarakan bunga yang tumbuh tak beraturan di mana-mana, atau pohon besar yang menghalangi sinar matahari menyilaukan mata. tangan gemetar, saling menggenggam kita. tanpa rasa.

aliran air sungai yang tenang dan jernih, tak jauh darinya. menghanyutkan ikan kecil yang sekarat tak berdaya. mengikis batu besar, pelan-pelan tak bersuara. menjadi jawab di antara makhluk hidup dan dahaga. menjauhkan bangkai daun menjadi lenyap dan tiada. menyegarkan wajah kita yang telah lama bertukar cerita. tanpa rasa.

Advertisements

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s