Substansial: 03.

G

ah, kepala. keras sekali kau memperlakukannya. menggerutu di sepanjang petang yang menunggumu menguak semua ragu. kau teguh ia berwujud intuisi. tidakkah kau perhatikan kesatnya? imbas dari laku skeptis, menjalar merupa apatis. tidakkah kau simak? aksenmu tinggalkan gurat di sekelilingnya. fondasi kokoh, kau seret menuju roboh. setiap hela napas yang kau sempatkan, satu-tiga kali mampu hindarkan reputnya. bila kau izinkan satu permohonan melewati tempurung itu, tolong, kendurkan kerasnya. kau adalah yang paling mampu tentukan kerangka.

Advertisements

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s